Senin, 20 Mei 2013

Asal Usul Logos

Kita sering mendengar kata logos / logi Terutama dalam dunia pendidikan , seperti Biologi , Zoologi ,  Arkeologi , Antropologi , Sosiologi , Ornitologi dll . Sebenarnya apa arti kata tersebut dan dari mana Asalnya?

Kata logos berasal dari bahasa Yunani yang berarti
sabda atau buah pikiran yang diungkapkan dalam perkataan, pertimbangan nalar atau arti. Dalam bahasa Ibrani davar berarti hal yang ada di belakang yang adalah firman kreatif Allah dan sejajar dengan sofia (hikmat), yaitu pengantara Allah dalam hubungan dengan ciptaan-Nya.. Kata ini dipakai dalam LXX (septuaginta) untuk menterjemahkan davar berarti kata, tapi kemudian berkembang dengan berbagai arti: dalam tata bahasa logos mengartikan kalimat yang lengkap dalam logika mengartikan suatu pernyataan yang berdasarkan kenyataan; dalam retorika mengartikan pidato yang tersusun secara tepat

Di dalam Perjanjian Baru, kata logos dipakai dengan pengertian pesan Injil Kristen tentang Firman kehidupan (Fil 2:12) Firman kebenaran (Ef 1:13) kabar keselamatan (Kis 13:26), berita perdamaian (2 Kor 5:19) dan pemberitaan tentang salib (IKorint 1:18), dalam bahasa Yunani semuanya disebut logos. Logos ialah amanat dari pihak Allah yang dinyatakan dalam Yesus Kristus, yang wajib diberitakan dan taati.

Injil Yohanes mengatakan bahwa sabda adalah pre-eksistensi, yakni sudah ada (= existere) dalam bahasa Latin sebelum (=prae) sebelum dunia diciptakan. Dengan perantaraan Sabda semuanya diciptakan, maka sabda tidak diciptakan. Logos/sabda tidak diciptakan dari ketiadaan, melainkan dilahirkan sejak kekal dari hakikat (=ousia: Yun) ilahi maka ia sehakikat (=homo ousios) dengan Bapa.



Istilah λογος - logos ini sudah akrab di telinga orang Yahudi dan dalam tulisan-tulisan mereka sebelum filsuf Yunani Heraklitos mempopulerkan istilah ini sekitar tahun 600 sebelum Masehi. Kalangan Yahudi biasanya menggunakan kata ini untuk merujuk kepada rencana ilahi secara universal.

Para penafsir menghubungkan kata λογος - logos dalam Yohanes 1:1 dengan sastra klasik Yunani. Heraklitus menggunakan kata λογος - logos untuk sesuatu yang menguasai alam semesta. Kalangan Stoa menggunakannya sebagai "jiwa" dunia ('anima mundi') dan Markus Aurelius menggunakan ungkapan 'spermatikos logos' dengan pengertian yang sama yaitu yang menyebabkan bertumbuhnya ciptaan alamiah.

Yohanes, sang penulis, mempunyai sifat-sifat khusus, istimewa dalam penyajiannya tentang Kristus, dan inilah yang dapat dikatakan hal yang paling penting dalam teologianya. Yesus adalah Allah dan bahwa Dia praeksisten, artinya Dia sudah ada sebelum segala makhluk ada (prawujudiah). Firman ('ο λογος - ho logos') tidak hanya bersama Allah pada mulanya, tetapi adalah Allah, dan 'ho logos' inilah yang menjadi manusia dalam Kristus. Apapun yang merupakan asal-usul gagasan λογος - logos dari Yohanes, toh kristologinya adalah jelas.
Pada perkembangannya kata logos dipergunakan sebagai simbol (searti dengan ilmu pengetahuan ) , contohnya pada kata  : Biologi , Zoologi ,  Arkeologi , Antropologi , Sosiologi , Ornitologi dll .
Hal ini menunjukan  bahwa segala ilmu dan hikmat berasal dari (Firman) Tuhan sendiri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar